Bisnis Informatika: Tips Membuat Pitch Deck Yang Baik
Hai teman-teman!😊
Pada tulisan artikel saya kali ini saya akan memberikan tips membuat Pitch Deck yang baik, namun sebelum masuk ke dalam tipsnya, kita harus paham terlebih dahulu apa itu Pitch Deck dan tujuan mengapa kita harus membuat Pitch Deck demi pengembangan bisnis kita.
Apa itu Pitch Deck?
Pitch Deck merupakan sebuah presentasi singkat yang menjelasakan gambaran umum mengenai rancangan bisnis. Umumnya, di dalam pitch deck terdapat beberapa informasi bisnis seperti menjelaskan produk bisnis kepada calon investor sehingga membuat mereka tertarik memberikan pendanaan untuk bisnis kita. Biasanya pitch deck dibuat dengan menggunakan tools umum seperti PowerPoint, KeyNote, atau Prezi.
Tidak hanya untuk menjelaskan rencana bisnis kepada investor, pitch deck juga dapat digunakan saat bertemu dengan perusahaan lain untuk bekerja sama atau dipresentasikan kepada orang yang akan menjadi calon Co-Founder.
Setelah kita mengetahui pengertian dan fungsi Pitch Deck, selanjutnya saya akan menjelaskan cara membuat pitch deck yang baik untuk rencana bisnis. Pitch deck harus dibuat dengan singkat, jelas, dan menarik karena investor sebenarnya hanya ingin melihat garis besar dari produk yang sedang dibuat. Adapun elemen yang perlu ditampilkan dalam Pitch Deck yang telah dikutip dari slidebean.com adalah sebagai berikut:
1. Latar belakang masalah
2. Solusi yang ditawarkan
3. Produk atau layanan perusahaan
4. Kondisi dan potensi pasar
5. Rencana bisnis
6. Poin unik yang membedakan dengan perusahaan lain
7. Kompetitor
8. Rencana pemasaran
9. Perkenalan tim
10. Pencapaian bisnis
Cara Membuat Pitch Deck Yang Baik
1. Pitch Deck teridiri dari 10 -12 slide presentasi
Karena pitch deck merupakan presentasi singkat yang menjelaskan gambaran umum untuk rencana bisnis, maka pitch deck tidak harus dibuat dengan banyak slide. Jika membuat pitch deck dengan banyak slide tentu akan membuat investor bosan dan tidak tertarik. Jadi, tunjukan secara jelas mengapa investor harus memberikan pendanaan untuk bisnis.
2. Tuliskan nama Founder dan tim
Dalam membuat Pitch Deck, perlu menunjukkan siapa saja orang-orang yang terlibat dalam bisnis ini dan jelaskan posisi mereka masing-masing. Apabila bisnis Anda memiliki tim yang kuat, maka investor akan percaya bahwa bisnis Anda dibangun dengan rencana yang matang.
3. Berikan informasi potensi pasar
Selanjutnya, Anda perlu menjelaskan bagaimana potensi pasar yang tersedia untuknya. Seberapa besar pasar yang ada juga akan menentukan apakah investor akan memberikan pendanaan untuk bisnis Anda. Pada slide ini, Anda harus memasukkan grafik yang menjelaskan pertumbuhan pasar di masa lalu dan pertumbuhan potensial pasar di masa depan. Sehingga investor dapat menghitung ROI (Return of Investment) dan potensi investasi mereka.
4. Berikan gambaran contoh produk
Dalam pitch deck Anda perlu menambahkan screesnhot, gambar, ataupun mock up produk bisnis termasuk logo dan nama produk. Jelaskan juga seperti apa produk bisnis Anda dalam kurang dari 10 kalimat. Tunjukkan kepada investor bagaimana cara kerja produk dan berikan contoh produknya.Untuk slide contoh produk, harus dibuat semenarik mungkin karena bagaimanapun yang Anda jual adalah produk Anda.
5. Jelaskan pesaing bisnismu
Anda perlu mengutarakan tentang pesaing dalam bisnis Anda, pada bagian ini Anda harus menjelaskan siapa saja pesaingnya dan apa kelebihan bisnis Anda ketimbang mereka. Bila perlu Anda juga dapat menjelaskan strategi yang akan Anda lakukan untuk mengambil pasar/market dari para pesaing.
6. Sampaikan kondisi keuangan perusahaan
Investor juga kerap ingin mengetahui tentang kondisi keuangan perusahaan Anda. Investor biasanya ingin melihat laporan laba rugi, perkiraan penjualan dan laporan arus kas selama kurang lebih 3 tahun. Kondisi keuangan perusahaan dapat ditampilkan dalam bentuk grafik yang menunjukkan keuntungan, total pengeluaran, penjualan, dan total pelanggan. Anda juga harus bisa menyampaikan asumsi tentang bagaimana cara Anda dan tim mencapai tujuan penjualan sehingga menghasilkan profit.
7. Jelaskan risiko yang mungkin terjadi
Dalam membangun bisnis tentu penuh dengan risiko. Pada bagian ini, Anda perlu menjelaskan kepada para investor risiko apa saja yang bisa terjadi pada bisnis Anda dan sertakan solusi jika risiko itu terjadi. Ini merupakan hal yang sangat penting untuk meyakinkan para investor bahwa mereka tidak sia-sia berinvestasi pada bisnis yang akan Anda buat.
8. Tentukan pendanaan yang ingin diraih
Setelah Anda selesai melakukan presentasi pitch deck dengan maksimal, selanjutnya Anda harus menentukan jumlah pendanaan yang ingin diraih oleh perusahaan Anda. Karena investor juga ingin tahu berapa banyak dana yang harus mereka keluarkan untuk membantu bisnis Anda berkembang.
Contoh Pitch Deck Terbaik
Setelah Anda memahami apa itu Pitch Deck dan hal apa saja yang perlu anda masukkan ke dalam presentasi Pitch Deck, selanjutnya saya akan membahas beberapa Pitch Deck yang dapat Anda jadikan inspirasi.
1. Airbnb
2. Facebook
3. Uber Pitch Deck Template
4. Slidebean
Sekian penjelasan saya tentang cara membuat pitch deck yang baik, semoga tulisan saya kali ini dapat menjadi inspirasi para pembaca. Terima kasih!✨
Komentar
Posting Komentar