Makalah: Ilmu Sosial Dasar
MAKALAH
ILMU SOSIAL DASAR
Disusun oleh :
Crislie Santoso (51418581)
KELAS 1IA11
FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA
KATA
PENGANTAR
Dengan menyebut nama
Allah SWT yang Maha Pengasih lagi Maha Panyayang,
Kami panjatkan puja dan puji syukur atas kehadirat-Nya, yang telah melimpahkan
rahmat, hidayah, dan inayah-Nya kepada kami, sehingga kami dapat menyelesaikan
makalah ini.
Makalah ilmiah ini telah kami susun dengan maksimal dan mendapatkan bantuan dari berbagai pihak sehingga dapat memperlancar pembuatan makalah ini. Untuk itu kami menyampaikan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pembuatan makalah ini.
Terlepas dari semua itu, Kami menyadari sepenuhnya bahwa masih ada kekurangan baik dari segi susunan kalimat maupun tata bahasanya. Oleh karena itu dengan tangan terbuka kami menerima segala saran dan kritik dari pembaca agar kami dapat memperbaiki makalah ilmiah ini.
Akhir kata kami berharap semoga makalah ini dapat memberikan manfaat maupun inpirasi terhadap pembaca.
Makalah ilmiah ini telah kami susun dengan maksimal dan mendapatkan bantuan dari berbagai pihak sehingga dapat memperlancar pembuatan makalah ini. Untuk itu kami menyampaikan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pembuatan makalah ini.
Terlepas dari semua itu, Kami menyadari sepenuhnya bahwa masih ada kekurangan baik dari segi susunan kalimat maupun tata bahasanya. Oleh karena itu dengan tangan terbuka kami menerima segala saran dan kritik dari pembaca agar kami dapat memperbaiki makalah ilmiah ini.
Akhir kata kami berharap semoga makalah ini dapat memberikan manfaat maupun inpirasi terhadap pembaca.
Depok, Oktober 2018
Crislie Santoso
Daftar Isi
Kata Pengantar....................................................................................................................... 1
Daftar Isi................................................................................................................................ 2
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang............................................................................................................ 3
1.2 Rumusan Masalah....................................................................................................... 3
1.3 Tujuan Penulisan......................................................................................................... 4
1.4 Manfaat Penulisan....................................................................................................... 4
BAB II PEMBAHASAN
2.1. Pengrtian Ilmu Sosial Dasar....................................................................................... 5
2.2 Tujuan Ilmu Sosial Dasar............................................................................................ 5-6
2.3 Ruang Lingkup Ilmu Sosial Dasar.............................................................................. 6
2.4 Masalah Sosial............................................................................................................. 6-7
BAB III PENUTUP
3.1 Kesimpulan............................................................................................................... 8
3.2 Saran......................................................................................................................... 8
BAB I
PENDAHULUAN
1.1
Latar Belakang
Ilmu sosial dasar (ISD) adalah ilmu pengetahuan yang
menelaah masalah – masalah sosial yang timbul dan berkembang, khususnya yang
terjadi di dalam warga Indonesia, dengan menggunakan pengertian-pengertian
(fakta, konsep, teori) yang berasal dari berbagai bidang pengetahuan keahlian
dalam lapangan ilmu-ilmu sosial (seperti Geografi Sosial, Sosiologi,
Antropologi Sosial, Ilmu Politik, Ekonomi, Psikologi Sosial dan Sejarah).
ISD membantu perkembangan wawasan penalaran dan
kepribadian mahasiswa agar memperoleh wawasan yang lebih luas dan membentuk
ciri – ciri kepribadian yang diharapkan dari seorang mahasiswa, khususnya
berkenaan dengan sikap dan tingkah laku manusia dalam menghadapi manusia lain,
serta sikap dan tingkah laku manusia – manusia lain terhadap manusia yang
bersangkutan secara timbal balik.
ISD juga merupakan suatu usaha yang diharapkan dapat
memberikan pengetahuan umum dan pengetahuan dasar tentang konsep-konsep yang
dikembangkan untuk melengkapi gejala – gejala sosial agar daya tanggap (tanggap
nilai), persepsi dan penalaran mahasiswa dalam menghadapi lingkungan sosial
dapat ditingkatkan, sehingga kepekaan mahasiswa pada lingkungan sosialnya
menjadi lebih besar.
Pengenalan dan pemahaman ISD menjadi penting supaya
tujuan yang melatabelakangi munculnya ilmu ini tidak sekedar menjadi harapan
tanpa hasil. Oleh karena itu penyusun berkeinginan untuk membahas latar
belakang dan ruang lingkup pembahasan dari Ilmu Sosial Dasar, serta masalah
sosial yang masih terkait dengan lingkup pembahasan Ilmu Sosial Dasar.
1.2
Rumusan Masalah
1.
Apa pengertian dari Ilmu Sosial Dasar?
2.
Apa tujuan mempelajari Ilmu Sosial Dasar?
3.
Apa saja ruang lingkup pembahasan Ilmu Sosial Dasar?
4.
Apa hubungan Ilmu Sosial Dasar dengan masalah sosial?
1.3
Tujuan Penulisan
Tujuan
disusunnya makalah ini adalah untuk memberikan pemahaman kepada mahasiswa
tentang pengertian Ilmu Sosial Dasar, latar belakang kemunculannya, ruang
lingkupnya, serta hubungan antara Ilmu Sosial Dasar dengan masalah sosial
.
1.4
Manfaat Penulisan
1.
Mahasiswa memahami mengapa Ilmu Sosial Dasar perlu dipelajari.
2.
Mahasiswa mengetahui tujuan mempelajari Ilmu Sosial Dasar.
3.
Mahasiswa mengetahui ruang lingkup pembahasan Ilmu Sosial Dasar.
4.
Mahasiswa
mengetahui hubungan antara Ilmu Sosial Dasar dengan masalah sosial.
BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Pengertian Ilmu Sosial
Dasar
Ilmu Sosial Dasar (ISD) merupakan studi analisis atas
aneka fenomena sosial masyarakat dengan segala dinamika dan implikasinya dari
sudut pandang kajian dasar falsafah keilmuan. Manusia sebagai makhluk sosial
tentu tidak mungkin bisa memisahkan hidupnya dengan manusia lain. Sudah bukan
rahasia lagi bahwa segala bentuk kebudayaan, tatanan hidup, dan sistem
kemasyarakatan terbentuk karena interaksi dan benturan kepentingan antara satu
manusia dengan manusia lainnya. Sejak zaman prasejarah hingga sejarah, manusia
telah disibukkan dengan terciptanya berbagai aturan dan norma dalam kehidupan
berkelompok mereka. Dalam berbagai keterciptaan itulah ilmu pengetahuan
terbukti memainkan peranan signifikan.
Ilmu Sosial Dasar (ISD) membicarakan hubungan timbal
balik antara manusia dengan lingkungannya. Hubungan ini dapat diwujudkan
melalui kenyataan sosial dan kenyataan sosial inilah yang menjadi titik
perhatiannya. Dengan demikian Ilmu Sosial Dasa r memberikan pengetahuan umum
dan pengetahuan dasar tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk melengkapi
gejala-gejala sosial agar daya tanggap, persepsi, dan penalaran kita dalam
menghadapi lingkungan sosial dapat ditingkatkan. Ilmu sosial bukanlah suatu
bidang keahlian ilmu-ilmu sosial tertentu, seperti politik, antropologi dan
sebagainya, tetapi menggunakan pengertian-pengertian yang berasal dari berbagai
bidang ilmu sosial seperti ilmu politik, sosiologi, sejarah dan
sebagainya.
Ilmu Sosial Dasar merupakan suatu bahan studi atau
program pengerjaan yang khusus dirancang untuk kepentingan
pendidikan/pengajaran yang di Indonesia diberikan di Perguruan Tinggi. Dengan
kata lain, mata kuliah Ilmu Sosial Dasar diberikan dalam rangka usaha untuk
memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep -konsep yang
dikembangkan guna mengkaji gejala-gejala sosial agar daya tanggap, persepsi dan
penalaran mahasiswa dalam menghadapi lingkungan sosialnya dapat ditingkatkan,
sehingga lebih peka terhadapnya.
2.2
Tujuan Ilmu Sosial Dasar
Ilmu Sosial Dasar membantu perkembangan wawasan
penalaran dan kepribadian agar memperoleh wawasan yang lebih luas dan ciri-ciri
kepribadian yang diharapkan dari sikap, khususnya berkenaan dengan sikap dan
tingkah laku manusia dalam menghadapi manusia-manusia lain, serta sikap dan
tingkah laku manusia-manusia lain terhadap manusia yang bersangkutan
secara timbal balik. Adapun tujuannya yaitu :
1)
Memahmi dan menyadari adanya kenyataan-kenyataan sosial dan
masalah-masalah sosial yang ada dalam masyarakat .
2)
Peka terhadap masalah-masalah sosial dan tanggap untuk ikut serta dalam
usaha-usaha menanggulanginya.
3)
Menyadari bahwa setiap masalah sosial yang timbul dalam masyarakat
selalu bersifat kompleks dan hanya dapat mendekatinya.
4)
Memahami jalan pikiran para ahli dari bidang ilmu pengetahuan lain dan
dapat berkomunikasi dengan mereka dalam rangka penanggulangan masalah sosial
yang timbul dalam masyarakat.
2.3
Ruang Lingkup Ilmu Sosial Dasar (ISD)
Ilmu sosial dasar, dalam mempelajari aspek-aspek
masyarakat secara subjektif, inter-subjektif, dan objektif atau struktural,
sebelumnya dianggap kurang ilmiah bila dibanding dengan ilmu
alam. Namun sekarang, beberapa bagian dari ilmu sosial telah banyak
menggunakan metode kuantitatif. Demikian pula, pendekatan interdisiplin, dan
lintas-disiplin dalam penelitian sosial terhadap perilaku manusia serta faktor
sosial, dan lingkungan yang mempengaruhinya telah membuat banyak peneliti ilmu
alam tertarik pada beberapa aspek dalam metodologi ilmu sosial. Penggunaan
metode kuantitatif, dan kualitatif telah makin banyak diintegrasikan dalam
studi tentang tindakan manusia serta implikasi, dan konsekuensinya.
Bahan
pembelajaran ilmu sosial dasar dapat di bedakan 3 golongan yaitu:
- Kenyataan-kenyataan
sosial yang ada dalam masyarakat, yang secara bersama merupakan masalah
sosial tertentu.
- Konsep-konsep
sosial atau pengertian-pengertian tentang kenyataan-kenyataan sosial
dibatasi pada konsep dasar atau elemnter yang sangat diperlukan untuk
mempelejari masalah-masalah sosialyang dibahas dalam ilmu pengetahuan
sosial.
- Masalah-masalah
yang timbul dalam masyarakat, biasanya terlibat dalam berbagai kenyataan
sosial antara yanag satu dengan yang lainnya berbeda.
Ruang lingkup studi Ilmu Sosial Dasar meliputi dua
kelompok utama yaitu studi manusia dan masyarakat dan studi lembaga-lembaga
sosial. Yang terutama terdiri atas psikologi, sosiologi, dan antropologi.
Sedangkan yang kemudian terdiri atas ekonomi dan politik.
Sasaran studi Ilmu Sosial Dasar adalah aspek-aspek
yang paling dasar yang ada dalam kehidupan manusia sebagai makhluk sosial dan
masalah-masalah yang terwujud dari padanya.
2.4 Masalah Sosial
Dalam kehidupan manusia yang berstatus sebagai makhluk
sosial, manusia selalu dihadapkan pada berbagai masalah sosial. Masalah sosial
pada hakikatnya merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan
manusia karena masalah sosial telah terwujud sebagai hasil kebudayaan manusia
itu sendiri, sebagai akibat dari hubungan -hubungannya dengan sesama manusia
lainnya.
Masalah-masalah sosial pada setiap masyarakat berbeda
satu sama lain karena adanya tingkat perkembangan kebudayaan dan masyarakatnya
yang berbeda serta lingkungan alamnya. Masalah-masalah tersebut terwujud
sebagai: masalah sosial, masalah moral, masalah politik, masalah agama dan
masalah lainnya.
Yang membedakan masalah sosial dari masalah lainnya
adalah masalah sosial selalu berkaitan dengan nilai-nilai moral dan pranata
sosial, serta selalu berkaitan dengan hubungan manusia dan dengan
konteks-konteks normatif tempat hubungan manusia terwujud.
Membahas tentang ISD, sama halnya
kita membahas masalah sosial, karena dengan adanya ISD sebagai bekal
pembelajaran, dapat menyelesaikan masalah -masalah sosial. Menurut Soerjono
Soekanto, masalah sosial adalah suatu ketidaksesuaian antara unsur-unsur
kebudayaan atau masyarakat, yang dapat membahayakan kehidupan kelompok sosial.
Jika terjadi bentrokan antar unsur-unsur yang ada maka dapat menimbulkan
gangguan hubungan sosial, seperti kegoyahan dalam kehidupan kelompok atau
masyarakat.
Masalah sosial muncul akibat terjadinya perbedaan yang
mencolok antara nilai dalam masyarakat dengan realita yang ada. Yang dapat
menjadi sumber masalah sosial yaitu seperti proses sosial dan bencana alam.
Adanya masalah sosial dalam masyarakat ditetapkan oleh lembaga yang memiliki
kewenangan khusus seperti tokoh masyarakat, pemerintah, organisasi sosial,
musyawarah masyarakat, dan lain sebagainya.
Masalah sosial dapat dikategorikan menjadi 4 (empat)
jenis faktor, yakni antara lain :
1.
Faktor Ekonomi : kemiskinan, pengangguran, dll.
2.
Faktor Budaya : perceraian, kenakalan remaja, dll.
3.
Faktor Biologis : penyakit menular, keracunan makanan, dsb.
4.
Faktor Psikologis : penyakit syaraf, aliran sesat, dsb.
Masalah-masalah sosial muncul sejak adanya peradaban
manusia, karena dianggap sebagai sesuatu yang menganggu kesejahteraan hidup.
Hal itu merangsang masyarakat untuk mengidentifikasi, menganalisa, memahami dan
memikirkan cara untuk mengatasinya. Sebelum kemunculan ahli-ahli ilmu sosial
masyarakat, pihak yang peka terhadap masalah sosial adalah ahli filsafat,
pemuka agama, ahli politik dan kenegaraan.
Berdasarkan pengertian di atas, pengertian masalah
sosial ini terutama ditekankan pada adanya kondisi atau keadaan tertentu dalam
kehidupan sosial warga masyarakat yang bersangkutan. Kondisi atau keadaan
sosial tertentu tersebut sebenarnya merupakan hasil dari proses kehidupan
manusia yang berusaha untuk memenuhi kebutuhan jasmaniahnya (misalnya manusia
harus makan, minum, buang air, bernapas, mengadakan hubungan seksual, dan
sebagainya),kebutuhan-kebutuhan sosial (berhubungan dengan orang lain,
membutuhkan bantuan orang lain untuk mencegah berbagai masalah, dan
sebagainya), dan kebutuhan - kebutuhan kejiwaan (butuh merasakan aman dan
tenteram, cinta kasih dan sayang, dan sebagainya).
ISD menyajikan pemahaman mengenai hakikat manusia
sebagai makhluk sosial dan masalahnya dengan menggunakan kerangka pendekatan.
Dengan menggunakan kacamata obyektif berarti, konsep dan teori yang berhubungan
dengan hakikat manusia dan masalahnya telah dikembangkan dalam ilmu sosial dan
digunakan. Sedangkan menurut kacamata subyektif masalah yang dibahas akan
dikaji menurut perspektif masyarakat yang bersangkutan. Diharapkan dengan
gabungan kacamata obyektif dan subyektif ini, akan mewujudkan adanya kepekaan
mengenai masalah-masalah sosial yang disertai dengan penuh rasa tanggung jawab
dalam kedudukannya sebagai warga masyarakat ilmiah, warga masyarakat dan negara
Indonesia.
BAB III
PENUTUP
3.1
Kesimpulan
Ilmu
sosial dasar adalah pengetahuan yang mengkaji masalah-masalah sosial, khususnya
yang diwujudkan oleh masyarakat dengan menggunakan pengertian-pengertian yang
berasal dari berbagai bidang pengetahuan dalam ilmu-ilmu sosial seperti:
sejarah, ekonomi, geografi, sosiologi, antropologi, psikologi, sosial. Tujuan
ilmu sosial dasar meliputi : memahami dan menyadari adanya kenyataan-kenyataan
sosial, peka terhadap masalah-masalah sosial dan tanggap untuk ikut serta dalam
usaha-usaha menanggulanginya. Ruang lingkup pembahasan sosial dasar meliputi : kenyataan-kenyataan
sosial yang ada dalam masyarakat, yang secara bersama merupakan masalah sosial
tertentu, konsep-konsep sosial atau pengertian-pengertian tentang
kenyataan-kenyataan sosial dibatasi pada konsep dasar atau elemnter yang sangat
diperlukan untuk mempelejari masalah-masalah sosialyang dibahas dalam ilmu
pengetahuan sosial, masalah-masalah yang timbul dalam masyarakat, biasanya
terlibat dalam berbagai kenyataan sosial antara yanag satu dengan yang lainnya
berbeda.
3.2
Saran
Berdasarkan kesimpulan di atas, penulis menyarankan
untuk lebih mengembangkan pemahaman tentang Ilmu Sosial Dasar melalui diskusi dan
pembahasan sesama mahasiswa serta dosen pengampu mata kuliah Ilmu Sosial Dasar.
DAFTAR PUSTAKA
https://sociologypolitik.blogspot.com/2017/03/makalah-ilmu-sosial-dasar.html
Komentar
Posting Komentar